Empat Jawara STEM dari UPT SMP Negeri 1 Pasuruan Siap Harumkan Nama Kota Pasuruan di Kancah Nasional
UPT SMP Negeri 1 Pasuruan merupakan satu-satunya sekolah di Kota Pasuruan yang mengikuti dan lolos Bina Talenta Bidang STEM dan Koding Kecerdasan Artifisial dan karakter Tahun 2025, sebuah program pengembangan talenta nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) / Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Empat murid terbaik berhasil lolos hingga Tahap 2 (Pelatihan Luring) setelah melewati rangkaian seleksi bertingkat yang ketat. Program Bina Talenta STEM diselenggarakan dalam beberapa tahapan. Peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi sertifikat, kemudian melanjutkan pembelajaran intensif secara daring. Pada tahap ini, peserta dinilai berdasarkan partisipasi, tugas, dan posttest. Dari ratusan peserta tingkat nasional, hanya murid dengan performa terbaik yang terpilih mengikuti Pelatihan Luring selama 7 hari, yaitu pada 9–15 November 2025. Tahap ini dilaksanakan serentak di berbagai perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia. Berikut empat murid UPT SMP Negeri 1 Pasuruan yang berhasil lolos dan ditempatkan di perguruan ternama sebagai mitra
Lokasi BTI Luring: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung – Jawa Barat
1. Nafahatus Sahariyah (Kelas 7B)

Selama satu minggu mengikuti agenda Bina Talenta Indonesia (BTI) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), para peserta menjalani rangkaian kegiatan yang padat, seru, dan penuh wawasan. Kegiatan dimulai dengan senam pagi untuk menjaga kebugaran, dilanjutkan pengenalan konsep STEM, latihan soal, serta pendalaman materi yang membantu memperkuat dasar ilmiah siswa. Mereka juga melakukan kunjungan edukatif ke Taman Hutan Raya Ir. Juanda (TAHURA), mengikuti sesi Character Building melalui Sosio Emotional teknik STOP (Mindfulness), serta melakukan percobaan sains sederhana memakai media virtual lab. Selain itu, peserta berkesempatan mengunjungi gedung FMIPA UPI, merancang program STEM menggunakan 4D Frame, hingga mempresentasikan prototipe dan mengikuti pameran karya. Seluruh rangkaian ini menjadi pengalaman belajar intensif yang menyenangkan dan sangat berharga bagi para peserta.
2. Liv Aqeela Noor Faeyza (Kelas 7C)

Lokasi BTI Luring: Institut Teknologi Del (IT Del), Toba – Sumatra Utara
3. Atsilah Vidya Fasya (Kelas 7C)
Selama satu minggu mengikuti agenda Bina Talenta Indonesia (BTI) di Institut Teknologi Del (IT Del), para peserta menjalani rangkaian kegiatan yang intensif dan penuh pengalaman nyata terkait STEM dan lingkungan sekitar Danau Toba. Mereka diawali dengan olahraga pagi, kemudian melakukan pemetaan masalah dan potensi Danau Toba sebagai dasar pembelajaran kontekstual. Peserta juga mengikuti pendalaman materi STEM, melakukan kunjungan ke Bulbul Balige serta tempat pengolahan enceng gondok untuk memahami pemanfaatan sumber daya lokal. Selain itu, mereka mempelajari Printing 3D, membuat LED running text, mengikuti kegiatan team building, dan mengerjakan proyek pembuatan jembatan berbasis LED serta model 3D. Kegiatan ditutup dengan presentasi prototipe dan pameran karya, menjadikan pengalaman ini sebagai pekan penuh pembelajaran kreatif, kolaboratif, dan bermakna.

Lokasi BTI Luring: Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh – Aceh didampingi oleh Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Ibu Aris Siswati, M.Pd.
4. Keisya Calista Yusy Ramadhani
Selama satu minggu mengikuti agenda Bina Talenta Indonesia (BTI) di Universitas Syiah Kuala (USK), para peserta menjalani kegiatan intensif yang memadukan pembelajaran STEM dengan eksplorasi budaya dan lingkungan Aceh. Kegiatan dimulai dengan olahraga pagi, dilanjutkan pendalaman materi STEM, kemudian kunjungan inspiratif ke Museum Tsunami dan Masjid Raya Baiturrahman yang memperkaya wawasan sejarah dan kemanusiaan. Peserta juga mengunjungi Industri Minyak Atsiri Nilam Indonesia, mempelajari Biologi Tumbuhan (Botani) khususnya tanaman atsiri seperti nilam, dan melakukan perjalanan ke Desa Binaan Nilam ARC USK di Lhoong untuk melihat penerapan ilmu secara langsung. Program ditutup dengan sesi penutupan, pengumuman pemenang teori dan praktik terbaik, refleksi, kesan dan pesan, serta post-test, menjadikan pengalaman ini sebagai minggu yang penuh ilmu, kepedulian, dan pengembangan karakter.

Prestasi empat murid ini menjadi bukti bahwa UPT SMP Negeri 1 Pasuruan terus mendukung perkembangan talenta peserta didik. Didampingi guru dan didukung lingkungan sekolah yang positif, para murid mampu bersaing di tingkat nasional. Harapannya, prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi dalam bidang STEM maupun bidang lainnya. (Firda Ulya Nur Rosyidah)